Puisi Itu Gampang! Yuk, Eksplorasi Karya Penyair Muda Masa Kini
![]() |
| Buku J.S Khairen. Sumber: Gramedia.com |
Hai, Sobat
Abhinaya Meraki! Minggu ini, kita akan menyelam lebih dalam ke dunia puisi yang
sering kali dianggap rumit, padahal bisa jadi sangat menyenangkan. Kadang kita
berpikir bahwa puisi harus penuh kata-kata formal dan puitis, tapi
kenyataannya, puisi itu bisa jadi cara paling jujur buat mengekspresikan
perasaan kita. Bayangkan, lagi duduk santai sambil menikmati sore, tiba-tiba
inspirasi datang. Nggak perlu formal, yang penting jujur dan sesuai dengan apa
yang ada di hati. Yuk, kita eksplor lebih dalam! Siapa tahu, kamu juga
terinspirasi untuk menulis bait-bait indahmu sendiri!
Sekarang, penulis puisi muda lagi ngehits banget, lho! Mereka muncul dengan suara yang fresh dan perspektif baru tentang kehidupan. Ada beberapa tokoh puitis yang terkenal di jaman gen z ini lho teman-teman, seperti J.S Khairen, Boy Chandra dan Fiersa Besari. Berikut beberapa puisi karya penulis muda saat ini.
Rinduku Sederas Hujan Sore Itu
Hujan adalah janji setia langit pada
bumi
Yang pasti datang tanpa payah menunggu
Kita terjebak di hujan yang sama, namun
tak bisa saling mencari
Membuatku terus menunggumu memutar badan
dan melempar senyum kepadaku
Aneka rasa tumpah dari langit
Cemas dan rindu tanpa bisa kucegah
Rasa yang begitu besar yang melenyapkan
rasa lainnya
Jarak kita tak jauh
Namun tak bisa bertatapan, apalagi
berbicara
Rinduku sederas hujan sore itu
- J.
S. Khairen

J.S. Khairen. Sumber: Grasindo
Puisi “Rinduku
Sederas Hujan Sore Itu” karya JS Khairen menggambarkan perasaan kerinduan yang
mendalam, dengan hujan sebagai simbol utama. Dalam puisi ini, hujan menciptakan
suasana melankolis yang sejalan dengan perasaan penulis. J.S. Khairen
adalah penulis yang dikenal karena karyanya yang jujur dan penuh emosi. Selain
menulis puisi, dia juga merupakan penulis novel yang karyanya selalu dekat
dengan pembaca, terutama dalam mengangkat tema cinta dan kehidupan sehari-hari.
Melalui puisi dan karya tulisannya, J.S. Khairen sering kali menggambarkan
perasaan-perasaan yang sering kita alami, namun sulit diungkapkan dengan
kata-kata .
Pertemuan Kita Sebenarnya Bukan Hanya Malam
Minggu
Malam Minggu
Jangan resah karena
malam minggu aku
tidak bisa bersamamu.
Sebab setiap malam
aku mencintaimu.
Jangan sedih jika
malam minggu ini aku
Tidak bisa memelukmu.
Sebab seluruh sisa hidupku
diciptakan Tuhan
hingga lapuk bersamamu
-Boy Candra
Puisi
"Pertemuan Kita Sebenarnya Bukan Hanya Malam Minggu" karya Boy Candra
menggambarkan kedalaman perasaan dan makna di balik sebuah pertemuan. Dalam
puisi ini, Boy Candra menyoroti bagaimana momen-momen sederhana, seperti
pertemuan pada malam Minggu, bisa memiliki dampak emosional yang mendalam. Boy
Chandra merupakan penulis asal Sumatera Barat yang terkenal dengan
puisi dan prosa romansa. Karyanya sering kali membahas tentang cinta,
kehilangan, dan perjalanan hati. Boy Chandra telah menghasilkan banyak buku
best-seller yang sangat populer di kalangan anak muda. Di dunia puisi, dia
dikenal dengan gaya tulisannya yang sederhana namun menyentuh .
Salahkah
Melangkah
Ledakan amarah di mana-mana,
di dunia nyata dan dunia maya,
Membenci demi sesuatu yang suci,
Menghina yang seharusnya dibina.
Anak kecil meniru-niru kita,
Dengan bangga memainkan senjata,
Mereka bertanya "dimana
Bapak?",
Mati demi membela entah apa.
Kita manusia,
darah kita merah,
sesungguhnya,
tak banyak yang berbeda.
Sementara remaja mengejar gengsi,
Sibuk ber-selfie demi eksiatensi,
Kepedulian hanyalah sedangkal like dan
komen,
di media sosial.
Buku dibiarkan,
amal ditinggalkan,
Kebohongan disebarluaskan.
Harus separah apa luka Dan Air Mata,
Agar kau lihat ada yang salah dengan
kita?,
Semestinya merangkul bukan saling
memukul,
Semestinya memeluk bukan saling menusuk.
Warna kulit berbeda,
Keyakinan berbeda,
Memang kenapa? Memang kenapa?
Kita saudara.
-Fiersa
Besari

Fiersa Besari. Sumber: CNN Indonesia
Puisi
"Salahkah Melangkah" karya Fiersa Besari mengangkat tema perjalanan
hidup dan keraguan. Dalam puisi ini, Fiersa menyampaikan perasaan bingung dan
pertanyaan tentang keputusan yang diambil dalam hidup. Ia menggambarkan konflik
antara harapan dan kenyataan, serta ketidakpastian yang sering menyertai
pilihan yang dihadapi. Fiersa Besari adalah penulis, musisi,
sekaligus pegiat alam yang terkenal dengan lirik-lirik lagu dan puisinya yang
penuh makna. Melalui karyanya, Fiersa Besari sering kali menggugah kesadaran
tentang kehidupan, sosial, dan isu-isu kemanusiaan. Sosoknya sangat populer di
kalangan Gen Z dan sering kali menggunakan media sosial untuk berbagi puisi
serta pemikiran.
Nah itu tadi
beberapa puisi karya penyair muda yang terkenal di kalangan gen Z. Kalau kamu
belum sempat mengeksplor puisi dari penulis muda, sekarang saatnya! Coba cari
di media sosial, dan kamu bakal nemuin banyak karya menarik seperti diatas, yang
bikin kamu mikir, tersenyum, atau bahkan terharu. Puisi itu bukan hanya seni,
tapi juga bentuk curhat yang bisa bikin kita lebih saling memahami.
Jadi, yuk kita eksplor lebih dalam dunia puisi! Siapa tahu, kamu juga punya cerita yang pengen dibagikan. Coba deh tulis satu bait, dan rasakan sendiri bagaimana kata-kata bisa membebaskan pikiran dan hati kita. Puisi itu untuk semua, jadi jangan ragu untuk melangkah ke dalamnya!
Penulis: Nurul
Hidayah
Jangan lupa follow ya!
Instagram:
@abhinayameraki
TikTok: @abhinaya.meraki
Youtube: Abhinaya Meraki
Sumber:
Syarofa,
F. T. G., Takasenserang, A. M., Rahma, S. A., Tyan, N. S., Putrasyah, M. A.,
Hapsari, A. W. & Azizah, N. (2024). Puisi'Salahkah Melangkah'Karya Fiersa
Besari sebagai Ungkapan Amarah kepada Generasi Milenial. Jurnal Kultur, 3(1), 104-116.
https://www.hipwee.com/list/10-puisi-romantis-dari-boy-candra-ini-pas-banget-buat-pacarmu/
https://mizanstore.com/rinduku_sederas_hujan_sore_58249#tab-2
https://grasindo.id/authors/js-khairen
https://grasindo.id/authors/boy-candra
https://www.gramedia.com/products/rinduku-sederas-hujan-sore-itu-republish


Komentar
Posting Komentar